Minggu, 15 Agustus 2010

SUARA BUMI TERLUKA

Tiap detik langkahku ini berharap
Tiada lagi kaki-kaki yang berasa tajam menginjak
Injakan yang tajam  perih yang kudapat
Impian kelembutan padaku nyaris hilang lenyap

Gunung menatap nanar, lembah teriak berontak
Laut sangar bergejolak, hutan meranggas luluh lantak
Tanah takkuasa meratap, langit takkuasa menahan
semua ingin usai..usai..

manusia tak mau disalahkan
manusia tak mau disadarkan
manusia tak mau ditimpakan
tapi manusia tak mau mendengar tak jua sadar

Aku sudah tiada mampu bertahan
Aku sudah tak bisa berharap
Aku sudah tak mampu bersuara
Aku hanya bisa meluapkan semua....
Aku luka, luka...

(seandainya benar suara bumi yang sudah terluka seperti itu maka sebenarnya manusia  seharusnya segera sadar bahwa  manusia harus ingat, kita itu  makhluk yang diciptakan sempurna yang berkewajiban menjaga semuanya..., lebih menyedihkan karena kita saksikan betapa hutan digunduli, laut disiksa, dan semua sumber itu kita gali sebanyak-banyaknya dan yang  kita lupa adalah masih ada anak cucu kita yang membutuhkannya maka seharusnya kita melestarikannya sampai kapanpun...)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar