Kamis, 08 Oktober 2015

REPRESENTASI IDENTITAS KEBUDAYAAN LOKAL MELALUI MEDIA SOSIAL (SEBUAH TELAAH PADA GRUP FACEBOOK KOTAGEDE YOGYAKARTA)



Dwi Kartikawati

Universitas Nasional
Jalan Sawo Manila Pasar Minggu Jakarta




ABSTRAK

Perkembangan situasi sekarang yang mengglobal mengakibatkan terjadinya berbagai pengaruh kebudayaan, sehingga memunculkan kesadaran  kebudayaan lokal yang dimiliki sebagai sebuah identitas yang penting. Kotagede Yogyakarta adalah  sebuah kultural heritage harus mampu memelihara nilai-nilai kebudayaan lokal tersebut. Salahsatu penguatan identitas itu dibangun melalui media sosial facebook. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana representasi identitas kebudayaan lokal melalui media sosial facebook pada akun grup facebook Kotagede Yogyakarta.  Asumsi pokok yang dibangun,yaitu budaya merupakan representasi dunia dimana kebiasaan ataupun ritual sebagaimana isi media di dalamnya ditampilkan kembali ditandai dengan cara tertentu sesuai dengan konvensi yang ada, yang menumbuhkan kesadaran identitas kebudayaan lokal yang dimiliki, salahsatunya dengan media sosial facebook. Kajian penelitian ini barangkat dari paradigma konstruktivisme, dengan metode analisis semiotika untuk menentukan tanda-tanda yang menunjukkan identitas kebudayaan lokal yang didukung dengan data wawancara. Hasil penelitian pada tataran teks dengan metode semiotika Peirce melahirkan representasi identitas kebudayaan lokal, antara lain identitas makanan khas Kotaged; identitas profesi; identitas seni khas Kotagede; identitas pakaian; identitas bahasa khas Kotagede; identitas agama Islam yang kuat;  identitas kekerabatan khas,seperti tirakatan, layatan, pengajian, dan lain sebagainya;  identitas peralatan dan teknologi yang berwujud pada alat transportasi andong, becak, dan lain lain; serta peralatan pendukung pekerjaan utama di Kotagede. Ekspresi kebudayaan lokal ini secara tidak langsung menghidupkan semangat, kekuatan komunikasi dan identitas yang diwujudkan melalui pengejawantahan identitas kebudayaan lokal dalam bentuk guton maton dan dalam bentuk guyup rukun saekoproyo, yaitu kebersamaan dalam kerukunan dan bekerja bersama- sama melalui sesrawungan yang khas yang dilakukan melalui media sosial facebook.

Kata kunci: representasi, identitas, kebudayaan lokal, media sosial, facebook

Bacaan Lengkap dapat diperoleh:
1. Perpustakaan Universitas Nasional  Jakarta 
2. Buku Membayangkan Indonesia Baru Indonesia in New Wave Konferensi Kajian Komunikasi, Budaya, dan Media Conference on Communication, Culture, and Media Studies Yogyakarta, 10-11 Desember 2014, penerbit Program Studi Ilmu komunikasi UII
JI. Kaliurang Km,14,5 , Besi, Sleman Yogyakarta 55584 Telp./Faks: 0274-898444 ext 3267e-mail: komunikasi@uii.ac.id
3. Perpustakaan Heritage Kotagede Yogyakarta dengan menghubungi Ibu Shinta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar